-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Perkuat sinergi, Dikes Kabupaten Bima Gelar Rakor ILP

Jumat, 07 Agustus 2026 | Agustus 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-07T09:39:00Z


Bima - Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor dan lintas program, Dinas Kesehatan Kabupaten Bima mengadakan Rapat Koordinasi Penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) Kamis 6 Agustus 2026 di Rumah Dinning Santi, Kota Bima.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Hj. Nurul Wahyuti, SE., MM saat membuka acara Rakor yang diikuti perwakilan lintas program Dinas Kesehatan, perangkat daerah terkait, Camat Bolo, pemerintah desa dari tiga desa lokus pilot project ILP di kec.Bolo, Kepala Puskesmas Bolo, serta perwakilan masing-masing klaster layanan ILP Puskesmas Bolo ini ditujukan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung implementasi ILP sebagai bagian dari Transformasi Layanan Primer.


Nurul Wahyuti dalam dalam arahannya menegaskan bahwa keberhasilan Integrasi Layanan Primer memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.


"Implementasi ILP tidak dapat dilaksanakan oleh sektor kesehatan saja. Diperlukan komitmen dan sinergi pemerintah desa, kecamatan, perangkat daerah, puskesmas, kader, serta masyarakat agar pelayanan kesehatan primer semakin berkualitas, mudah diakses dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat". Tegasnya.


Agar program ini berjalan optimal, dirinya juga menekankan pentingnya penguatan Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan terintegrasi di tingkat desa sesuai arah kebijakan Kementerian Kesehatan, sehingga pelayanan kesehatan dapat diberikan secara menyeluruh kepada seluruh kelompok sasaran dalam siklus hidup.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Ashadi Husen, SKM., M.HKes dalam laporannya   menyampaikan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk menyamakan persepsi, memperjelas peran, dan memperkuat komitmen bersama dalam mendukung implementasi ILP di tingkat puskesmas dan desa.


"Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun komitmen bersama lintas program dan lintas sektor dalam mendukung penerapan Integrasi Layanan Primer di Kabupaten Bima. Sinergi yang kuat menjadi kunci untuk mewujudkan pelayanan kesehatan primer yang terpadu, berkualitas, mudah diakses, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat". Jelasnya.


Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan materi dari narasumber Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dan Dr. Djuwaidin dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDES), yang menekankan pentingnya dukungan pemerintah desa dalam memperkuat kelembagaan Posyandu dan keberhasilan implementasi ILP. (Red)



×
Berita Terbaru Update