BIMA — Media Kontras,‐ Upaya mendorong ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi keluarga terus dilakukan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bima. Salah satunya melalui Lomba Masak Serba Ikan yang digelar di Gedung PKK Kabupaten Bima, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan TP-PKK Kabupaten Bima melalui Kelompok Kerja (Pokja) III tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54. Lomba diikuti perwakilan TP-PKK dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Bima.
Ketua TP-PKK Kabupaten Bima yang diwakili Ketua Bidang III TP-PKK Kabupaten Bima, Hj. Siti Romlah, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan memasak.
Menurutnya, lomba tersebut harus menjadi sarana edukasi untuk mendorong keluarga meningkatkan konsumsi ikan serta menerapkan pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (BBSA).
“Lomba ini bukan sekadar kompetisi mengolah menu, melainkan sarana strategis dalam mengedukasi masyarakat. Melalui lomba ini, TP-PKK mendorong peningkatan konsumsi ikan dan pada saat yang sama mengajak keluarga menerapkan pola makan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman demi mencetak generasi yang sehat dan bebas dari stunting,” ujarnya.
Ia menilai ikan memiliki kandungan protein yang penting bagi kebutuhan gizi keluarga, khususnya bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan. Karena itu, kreativitas dalam mengolah ikan dinilai perlu terus dikembangkan agar makanan bergizi tersebut dapat disajikan dalam bentuk yang menarik dan disukai keluarga.
“Ini menjadi tantangan kita bersama bagaimana mengembangkan ikan menjadi berbagai menu yang menarik, lezat, bergizi dan disukai seluruh anggota keluarga, khususnya anak-anak,” katanya.
Lebih jauh, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal yang tersedia di lingkungan masyarakat. Bahan pangan lokal diharapkan dapat dipadukan dengan ikan sehingga menghasilkan menu yang tidak hanya bergizi, tetapi juga mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
TP-PKK Kabupaten Bima berharap para kader dari berbagai kecamatan tidak berhenti pada aspek kompetisi. Lomba tersebut diharapkan menjadi ruang untuk saling bertukar pengetahuan, pengalaman dan keterampilan dalam mengolah pangan keluarga.
Pesan tersebut menjadi penting karena peningkatan kualitas konsumsi pangan keluarga tidak hanya bergantung pada ketersediaan bahan makanan, tetapi juga pada pengetahuan dan kreativitas keluarga dalam mengolahnya.
“Semoga melalui kegiatan ini kita semakin menyadari bahwa makan ikan bukan hanya lezat, tetapi juga sehat dan bergizi serta dapat mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, cerdas dan sejahtera,” harapnya.
Dengan demikian, Lomba Masak Serba Ikan tidak sekadar mempertontonkan kreativitas peserta dalam mengolah makanan, tetapi diharapkan mampu menjadi bagian dari edukasi berkelanjutan tentang pentingnya pemenuhan gizi keluarga serta pemanfaatan pangan lokal di Kabupaten Bima.@KB.Red 9