![]() |
| Foto Kondisi Fikri |
Mataram– Seorang pasien bernama Fikri, warga Kecamatan Tambora Kabuparen Bima, tengah berjuang melawan kondisi medis serius akibat komplikasi usus buntu yang berujung pada perleketan usus (adhesi). Saat ini, Fikri masih menjalani perawatan intensif di ruang perawatan sambil menunggu tindakan operasi lanjutan.
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, Fikri sebelumnya telah menjalani operasi usus buntu. Namun, kondisi kesehatannya justru mengalami penurunan akibat terjadinya perleketan usus, yaitu kondisi di mana bagian usus saling menempel sehingga berpotensi menyebabkan sumbatan berbahaya.
“Setelah operasi pertama, kondisinya belum membaik. Dokter menyarankan operasi ulang secepatnya untuk mencegah komplikasi yang lebih parah,” ungkap Awan Tambora.
Perleketan usus merupakan kondisi serius yang dapat menghambat sistem pencernaan dan berisiko mengancam nyawa jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, tindakan operasi lanjutan menjadi harapan utama bagi kesembuhan Fikri.
Namun, keterbatasan biaya menjadi kendala besar bagi keluarga dalam melanjutkan pengobatan. Untuk itu, keluarga membuka donasi dan mengajak masyarakat luas untuk turut membantu meringankan beban biaya medis yang harus ditanggung.
“Kami sangat berharap bantuan dari para dermawan. Sekecil apapun bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kesembuhan Fikri,” tambahnya.
Bagi masyarakat yang ingin membantu, donasi dapat disalurkan melalui: Bank BRI: 464401033546535 a.n. M. Rusdin
atau menghubungi nomor 0813-5365-3395.
Dukungan doa dan bantuan dari berbagai pihak diharapkan dapat menjadi kekuatan bagi Fikri untuk melewati masa kritis ini dan kembali pulih seperti sedia kala. (Red)
