-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Pemerintah Kota Bima Miliki 4 Rencana Titik Kolan Retensi, 3 Di Amahami Dan Di Taman Ria

Kamis, 05 Februari 2026 | Februari 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-05T13:38:47Z


Foto. Suasana Pansus dan Sekot,H.Fakhrunraji

Kota Bima - Media kontras.- Persoalan aset Kota Bima masih terus berjalan hingga pada kamis,5 februari 2026 Pansus kembali menghadirkan Sekretaris Kota Bima, Drs. H.Fakhruranji, ME diruang sidang DPRD Kota Bima.


Acara dipimpin oleh Ketua Pansus Aset DPRD Kota Bima,  Abdul Rabbi didampingi oleh anggota pansus Haerul Yasin dan anggota sedangkan Sekot,H. Fakhrunraji didampingi oleh sekwan dan jajarannnya.


Awalnya diskusi sempat tegang dimana ketua Pansus menanyakan pertanyaan yang menurut Sekot tidak dalam tataran diskusi sebagai mitra kerja namun lebih pada investigatif sehingga Sekretaris Kota Bima merasa tidak nyaman.


Sekretaris Kota, H Fakhruranji menyatakan bahwa kehadirannya mewakili OPD yang di Pemerintah Kota Bima, serta menjelaskan keinginan Wali Kota Bima agar lebih fokus pada aset yang bermasalah yaitu aset untuk Retensi Amahami.


"Untuk apa OPD sddangkan yang hadir adalah " Panglima dari OPD".


Sebagai bagian dari upaya penyelesaian, Satgas Aset telah melakukan mediasi. Mediasi tersebut jelas Sekot Kota Bima, dilakukan secara informatif dengan mengedepankan pendekatan persuasif.


Dalam proses ini, pemerintah meminta agar lahan yang bermasalah dapat diserahkan secara sukarela dan penuh keikhlasan, meskipun lahan tersebut telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM).


Lanjutnya sekarang tim nya tengah melakukan negosiasi informal, apabila tim tersebut tidak mendapatkan sesuai dengan keinginan maka akan dilakukan pada tahap negosiasi formal dengan melibatkan pengacara Negara (JPN) untuk melakukannya.


Menyinggung rencana titik kolam Retensi, Sekot H Fakhruranji menyatakan bahwa Kota Bima mempunyai 4 titik yaitu satu titik di Taman Ria dan tiga titik di Amahami sedangkan yang bermasalah ini hanya 1 titik, Tegasnya.


" Ada 4 titik rencana kolam Retensi sedangkan yang bermasalah hanya satu titik masih ada 2 titik di Amahami".


Untuk diketahui proyek kolam retensi di Kota Bima yang didanai Bank Dunia melalui program NUFRep senilai Rp. 69 milyar bertujuan menanggulangi banjir kronis, yaitu di Ama Hami dan Taman Ria.


##http//www.kontrasbima.com

##PT.Media Kontras Nusantara

##Berita Politik/ Pemerintahan

##Editor Montndai

##Advetorial/liputan khusus


×
Berita Terbaru Update