SLHS Belum Punya, Dapur Mande Diberhentikan Sementara Oleh BGN, 4 Sekolah "Macet" MBG
Redaksi Kontras Bima
Last Updated
2026-01-26T01:50:07Z
 |
| Foto ilustrasi |
Kota Bima - Media Kontras.- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bima hingga bulan Januari 2026 sudah menghadirkan 24 Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang ada di setiap Kelurahan tersebar.
Namun; dalam perjalanannya. Satu dapur yang telah diberhentikan sementara karena belum lengkapi syarat sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN)
Kordinator Kecamatan Mpunda, Dian menjelaskan, untuk setiap daput sudah menjadi kewajiban untuk melengkapi kelayakan dapurnya dengan memgurus SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi):
"Awalnya ada 2 Dapur SPPG di Kota Bima. Dua dapur sudah melengkapi. Tinggal satu yaitu Dapur SPPG Mande yang belum menyerahkan SLHSnya," jelas Dian, Minggu, 25 Januari 2026.
Dian menjelaskan, SLHS ini Wajib dimiliki dan dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Bima," ujarnya.
Ia melanjutkan saat Tim Dikes berkunjung ke Dapur SPPI Mande. Selama belum mendapatkan SLHS dari Dikes Kota Bima. Dapur SPPG Mande diberhentikan sementara.
"Keputusan pemberhentian ini langsung dari pimpinan Kami. Dan saat SLHS sudah diberikan Dikes Kota Bima. Selanjutnya, akan diijininkan untuk beroperasi kembali,: terang Korcam Mpunda yang Kepala Dapur Sadia I.
Dia menyarankan agar menghubugi Kepala Dapur SPPG Mande.
Kepala Dapur SPPG Mande, Asbim mengaku, pihaknya sejauh ini tetap mengurus dan berkordinasi dengan Dinas kesehatan Kota Bima.
"Tinggal wastafel tambahannya. Setelah kirim ke dikes foto dan vidionya baru bisa sertifikat itu keluar. Begitu penjelaaan dari Dikes Bang," tutur Asbim via WA, Minggu, 25 Januari 2026.
Dari penelusuran Akibat keterlambatan pengurusan SLHS yang dikeluarkan Dikes Kota Bima. Dan status dapur SPPG Mande diberhentikan sementara.
Mitra Yayasan, Ibu Sum saalt dikunjungi di dapur SPPG Mande. Ia menjelaskan, keberadaan Dapur SPPG Mande sudah memberikan MBG sejak bulan Agustus 2025.
Kata dia, di tanggal 9 Januari 2026. Saat pihak Dinas Kesehatan berkunjung ke Dapur Mande. Pihak Dikes Kota Bima, meminta agar segera dilengkapi keberadaan dapur," ujar Sum.
Ia mengaku, sejak kehadiran Dikes Kota Bima dan keputusan memberhentikan sementara Dapur Mande. Kegiatan MBG terpaksa tidak dilanjutkan sampai syarat dari pemerintah terpenuhi
"Kami sedang melakukan perbaikan sesuai arahan pemerintah. Dan sejak kehadiran Dinas Kesehatan saat ini kami sedang melengkapi alat-alat dan material yang digunakan sesuai dengan anjuran pemerintah," ujar Sum.
"Paling lambat seminggu sudah kami lengkapi," lanjutnya penuh semangat.
Diakuinya, akibat tidak beroperasi kegiatan MBG di Dapur SPPG Mande. Maka para siswa yang masuk dalam zona pembagian SMKN 2 Kota Bima, SDN 44 Kota Bima, SDN 10 Kota Bima dan MIS Nurul Ilmi Soncolela.
"Beberapa sekolah tersebut Sejak tanggal 9 Januari 2026 tidak menerima program MBG hingga saat ini," tuturnya.
"Dan atas keadaan ini, kami menyampaikan permintaan maaf," ungkapnya. (RED)