-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Dana Rp. 10 Miliar Telah Digelontorkan, Air Bersih Belum Dinikmati Warga

Senin, 19 Januari 2026 | Januari 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-19T07:04:43Z

 

Kota Bima - Media Kontras //.- Proyek  Sistem penyediaan Air Minum (SPAM) di Kelurahan Jatibaru Timur, Kecamatan Asa Kota, Kota Bima senilai Rp 1.3 Milyar Tahun 2025 dan Kelurahan Dara diduga bermasalah.

 

Proyek telah selesai namun warga belum menikmati ataupun merasakan air bersih yang dijanjikan.


Salah satunya perubahan item pekerjaan, dari sumber air bor dalam ke sumber mata air permukaan. Termasuk Proyek SPAM di Kelurahan Dara yang sampai saat ini belum menikmati air bersih, padahal pengerjaan SPAM senilai milyaran telah selesai dikerjakan Tahun 2025.

 

Informasi dihimpun media ini, untuk proyek SPAM di Kelurahan Jatibaru Timur, terjadi perubahan pekerjaan saat proyek dilaksanakan oleh CV. Bangun Jaya yang beralamat di Kelurahan Paruga, Kota Bima.

 

Sementara data lelang di laman LPSE Kota Bima pagu anggaran Rp1.300.000.000,00. dan dimenangkan oleh CV Bangun Jaya dengan penawaran Rp1.043.628.596,00.

 

Dalam dokumen uraian singkat pekerjaan  sesuai tender diterbitkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)Kota Bima, pekerjaan yang harus dilakukan adalah sumur bor (Electrical Logging, Pengeboran, dan lain-lain).

 

Termasuk pekerjaan pengadaan dan pemasangan jaringan perpipaan, sambungan rumah lengkap dengan akseroris. Pekerjaan bekisting, pemasangan beton, dan lain-lain.

 

Setelah  160 (Seratus Enam Puluh) hari kalender di mana PPK telah menyatakan pekerjaan selesai. 

 

Faktanya, saat pelaksanaan tidak dilakukan pekerjaan inti yaitu Pekerjaan Sumur Bor. Namun sumber air diambil langsung diatas permukaan.

 

Terbaru hari ini, Senin (19/1) viral video air keruh dari hasil pekerjaan proyek SPAM Jatibaru Timur, tak sesuai dari anggaran Rp 1.3 milyar digelontorkan Pemerintah Kota Bima.

 

Disisi lain, Warga Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat pun mengeluhkan pelaksanaan proyek SPAM, pasalnya hingga hari ini air belum pernah sampai ke pemukiman warga.

 

Padahal menurut Pejabat dari Dinas PUPR Kota Bima pekerjaan proyek SPAM diseluruh Kota Bima telah rampung dan selesai.

Ada pula keluhkan hilangnya meteran air sebelumnya dipasang dan kini belum ada pergantian dari pihak pelaksana.

 

Salah satu warga melalui akun Syahril Burhanuddin Acril II mempertanyakan proyek air bersih di berbagai kelurahan di Kota Bima habiskan anggaran Rp 10 Milyar.

 

Padahal pekerjaan telah dilaporkan selesai, faktanya sampai saat ini warga belum merasakan manfaatnya.


Warga Dara sampai hari ini belum dapat merasakan air, sedangkan proyek ini telah selesai dikerjakan alias di PHO kan


Warga takut setelah ini aelesai dan warga menunggu ai bersihnya tidak kunjung datang sedang 10 Miliar dana untuk ini telah dipakai (red)

×
Berita Terbaru Update