KontrasBima.com.- DPRD Kota Bima menggelar Rapaat paripurna ke-3 tahun dinas 2022 dengan agenda penyampaian hasil evaluasi Gubernur NTB APBD Perubahan tahun 2022 pada Kamis 3 Oktober 2022.
Ketua DPRD, Alfian Indrawirawan,S.Adm. memimpin sidang paripurna didampingi oleh sekretaris daerah H.Muhtar Landa,S.Sos,M.Ap. serta dihadiri sebelas anggota Dewan serta oleh seluruh OPD dan Muspida.
Paripurna ke-3 dilaksanakan diruang sidang utama gedung DPRD Kota Bima penyampaian laporan banggar Dewan atas hasil evaluasi Gubernur NTB pada APBD tahun 2022.
Selengkapnya penyampaian hasil paripurna ; Berdasarkan Keputusan Gubernur NTB Nomor : 903-647 Tahun 2022 Tentang Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Kota Bima Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022, Dan Rancangan Peraturan Walikota Bima Tentang Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022, Tanggal 04 Oktober 2022 Yang Disampaikan Pihak Eksekutif Kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bima, Maka Badan Anggaran Dewan Bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah Telah Melakukan Pembahasan Terhadap Materi Hasil Evaluasi Gubernur Dimaksud, Hal Ini Dilakukan Dalam Rangka Melakukan Penyesuaian Dan Penyempurnaan Terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kota Bima Tahun Anggaran 2022 Sesuai Dengan Hasil Evaluasi Gubernur NTB, Sehingga Diharapkan Adanya Sinkronisasi Dan Keselarasan Antara Kebijakan Yang Telah Ditetapkan Di Daerah Dan Kebijakan Yang Telah Ditetapkan Di Pemerintah Provinsi Maupun Kebijakan Yang Telah Ditetapkan Ditingkat Pemerintah Pusat. Dengan Adanya Evaluasi Yang Dilakukan Oleh Gubernur Terhadap Reperda Tentang Perubahan APBD Kota Bima Tahun Anggaran 2022 Juga Diharapkan Terjadinya Pengalokasian Anggaran Yang Proporsional Dan Berhasil Guna Dengan Tetap Berpedoman Pada Peraturan Perundang-Undangan Yang Berlaku.
Berdasarkan Hasil Evaluasi Gubernur Nusa Tenggara Barat Terhadap Raperda Kota Bima Tentang Perubahan Apbd Tahun Anggaran 2022, Badan Anggaran Dprd Kota Bima Dapat Menyampaikan Ringkasan Perubahan Apbd Kota Bima Tahun Anggaran 2022 Sebagai Berikut :
A. Rencana Pendapatan
1. Pendapatan Asli Daerah
A. Pajak Daerah Rp. 24.368.139.721,00
B. Retribusi Daerah Rp. 26.296.337.440,00
C. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah
Yang Dipisahkan. Rp. 1.284.388.412,00
D. Lain-Lain Pad Yang Sah Rp. 16.138.801.485,00
Jumlah Pendapatan Asli Daerah Rp. 68.087.667.058,00
2. Pendapatan Transfer
A. Transfer Pemerintah Pusat Rp. 665.234.092.232,00
B. Transfer Antar Daerah Rp. 52.809.197.492,00
Jumlah Pendapatan Transfer Rp. 718.043.289.724,00
Jumlah Pendapatan Daerah Rp. 786.130.956.782,00
B. Rencana Belanja
1. Belanja Operasi
a. Belanja Pegawai Rp. 371.902.399.623,00
b. Belanja Barang Dan Jasa Rp. 240.234.685.146,00
c. Belanja Hibah Rp. 27.407.406.856,00
d. Belanja Bantuan Sosial Rp. 7.259.000.000,00
Jumlah Belanja Operasi Rp. 646.803.491.625,00
2. Belanja Modal
a. Belanja Modal Tanah Rp. 3.359.000.000,00
b. Belanja Modal Peralatan & Mesin Rp. 44.581.464.683,00
c. Belanja Modal Gedung & Bangunan Rp. 35.817.758.287,00
d. Belanja Modal Jalan,
Jaringan & Irigasi Rp. 71.256.078.301,00
e. Belanja Modal Aset Tetap Lainnya Rp. 1.522.337.380,00
Jumlah Belanja Modal Rp. 156.536.638.651,00
3. Belanja Tidak Terduga Rp. 2.759.006.339.00
Jumlah Belanja Daerah Rp. 806.099.136.615,00
Surplus /(Defisit) Rp. (19.968.179.833,00)
C. Rencana Pembiayaan
1. Penerimaan Pembiayaan
A. Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa)
Tahun Sebelumnya Rp. 21.962.179.833,00
B. Penerima Kembali Pemberian Pinjaman
Daerah Rp. 6.000.000,00 Jumlah Penerimaan Pembiayaan Rp. 21.968.179.833,00
2. Pengeluaran Pembiayaan
Penyertaan Modal Daerah Rp. 2.000.000.000,00
Jumlah Pengeluaran Pembiayaan Rp. 2.000.000.000,00
Pembiayaan Netto Rp. 19.968.179.833,00
3. Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran
Tahun Berkenaan Rp. 00
Hadirin Sidang Dewan Yang Terhormat,
Sesuai Dengan Struktur Perubahan Apbd Kota Bima Tahun Anggaran 2022 Tersebut Di Atas, Maka Dapat Di Jelaskan Bahwa :
1. Untuk Alokasi Pendapatan Daerah Ditargetkan Sebesar Rp.786.130.956.782,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.22.709.140.980 Atau 3% Dibanding Dengan Target Pendapatan Daerah Dalam Apbd Awal Sebesar Rp.763.421.815.802,00. Peningkatan Pendapatan Daerah Ini Bersumber Pada Pos Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah Dan Pada Pos Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat.
2. Untuk Alokasi Belanja Daerah Ditargetkan Sebesar Rp.806.099.136.615,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.29.671.320.813,00 Atau 4% Dari Target Apbd Awal Sebesar Rp.776.427.815.802,00. Peningkatan Belanja Daerah Ini Bersumber Pada Pos Belanja Operasi Sebesar Rp.27.892.535.907,00 Dan Pos Belanja Modal Sebesar Rp.2.430.134.906,00
3. Selanjutnya Untuk Pembiayaan Daerah Pada Pos Penerimaan Pembiayaan Terjadi Peningkatan Pada Pos Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya Sebesar Rp.6.962.179.833,00 Atau 46% Dari Target Apbd Awal Sebesar 15.006.000.000,00 Menjadi Sebesar Rp.21.968.179.833,00 Sedangkan Pada Pos Pengeluaran Pembiayaan Yang Diarahkan Untuk Penyertaan Modal Daerah Tidak Mengalami Perubahan Dari Target Apbd Awal Sebesar Rp.2.000.000.000,00 Dan Untuk Pembiayaan Netto Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.6.962.179.833,00 Atau 54% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.13.006.000.000,00 Menjadi Sebesar Rp.19.968.179.833,00 Sehingga Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Daerah Tahun Berkenaan Nihil.
Dari Gambaran Umum Dan Uraian Struktur Perubahan Apbd Kota Bima Tahun Anggaran 2022 Tersebut Diatas, Bahwa Pada Pos Pendapatan Dan Belanja Daerah Terjadi Penyesuaian Besaran Pendapatan Daerah Dan Belanja Daerah, Yang Selanjutnya Akan Berdampak Pada Perubahan Besaran Belanja Pada Organisasi Perangkat Daerah, Untuk Itu Dapat Disampaikan Alokasi Anggaran Untuk Masing-Masing Organisasi Perangkat Daerah Setelah Evaluasi, Sebagai Berikut :
1. Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan
Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.197.466.790.153,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.2.389.762.824,00 Atau 1,23% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.195.077.027.329,00
2. Dinas Kesehatan
Rencana Belanja Dialokasikan Rp.147.161.482.904,00 Terjadi Peningkatan Sebesar Rp.981.692.110,00 Atau 0,67% Dari Apbd Awal Rp.146.179.790.794,00
3. Dinas Pekerjaan Umum, Dan Penataan Ruang
Besaran Rencana Belanja Sebesar Rp.94.677.095.802,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.3.046.268.765,00 Atau 3,32% Dari Apbd Awal Rp.91.630.827.037,00
4. Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman,
Rencana Belanja Sebesar Rp.12.888.161.821,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.1.337.218.440,00 Atau 11,58% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.11.550.943.381,00
5. Satuan Polisi Pamong Praja
Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.8.064.796.370,00 Mengalami Penurunan Sebesar Rp.193.217.441,00 Atau 2,34% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.8.258.013.811,00
6. Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.4.907.824.818,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.154.255.834,00 Atau 3,25% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.4.753.568.984,00
7. Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan
Rencana Belanja Ditetapkan Sebesar Rp.4.763.970.413,00 Terjadi Peningkatan Sebesar Rp.601.797.024,00 Atau 14,46% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.4.162.173.389,00
8. Dinas Sosial
Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.11.313.808.925,00 Terjadi Peningkatan Sebesar Rp.6.211.211.851,00 Atau 121,73% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.5.102.597.074,00
9. Dinas Tenaga Kerja
Rencana Belanja Ditetapkan Sebesar Rp.5.569.480.417,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.1.375.628.987,00 Atau 32,80% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.4.193.851.430,00
10. Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak
Untuk Rencana Belanja Ditetapkan Sebesar Rp.7.879.502.190,00 Mengalami Penambahan Sebesar Rp.79.210.333,00 Atau 1,02% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.7.800.291.857,00
11. Dinas Ketahanan Pangan
Untuk Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.3.930.109.483,00 Terjadi Penambahan Sebesar Rp.266.738.551,00 Atau 7,28% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.3.663.370.932,00
12. Badan Lingkungan Hidup
Rencana Belanja Sebesar Rp.19.608.820.807,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.309.953.342,00 Atau 1,61% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.19.298.867.465,00
13. Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil
Rencana Belanja Ditetapkan Sebesar Rp.5.838.463.998,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.468.714.191,00 Atau 8.73% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.5.369.749.807,00
14. Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana
Untuk Rencana Belanja Ditetapkan Sebesar Rp.7.911.127.029,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.396.076.618,00 Atau 5,27% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.7.515.050.411,00
15. Dinas Perhubungan
Rencana Belanja Ditetapkan Sebesar Rp.12.912.388.840,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.401.700.606,00 Atau 3,21% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.12.510.688.234,00
16. Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik
Untuk Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.7.832.283.311,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.721.927.505,00 Atau 10,15% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.7.110.355.806,00
17. Dinas Koperasi, Perindustrian Dan Perdagangan
Untuk Rencana Belanja Ditetapkan Sebesar Rp.8.275.310.045,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.682.197.485,00 Atau 8,98% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.7.5903.112.560,00
18. Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.3.950.264.438,00 Terjadi Penambahan Sebesar Rp.182.853.158,00 Atau 4,85% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.3.767.411.280,00
19. Dinas Perpustakaan Dan Arsip Daerah
Rencana Belanja Sebesar Rp.5.408.022.060,00 Terjadi Penambahan Sebesar Rp.430.246.675,00 Atau 8,64% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.4.977.775.385,00
20. Dinas Kelautan Dan Perikanan
Untuk Rencana Belanja Sebesar Rp.5.621.221.283,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.316.109.112,00 Atau 5,96% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.5.305.112.171,00
21. Dinas Pariwisata, Pemuda Dan Olah Raga
Rencana Belanja Sebesar Rp.11.566.522.938,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.541.092.735,00 Atau 4,91% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.11.025.430.203,00
22. Dinas Pertanian
Rencana Belanja Sebesar Rp.12.844.908.059,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.775.187.793,00 Atau 6,42% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.12.069.720.266,00
23. Sekretariat Daerah
Rencana Belanja Sebesar Rp.64.457.792.849,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.3.303.302.114,00 Atau 5,40% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.61.154.490.735,00
24. Sekretariat Dprd
Untuk Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.27.988.248.484,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.1.722.148.847,00 Atau 6,56% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.26.266.099.637,00
25. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian Dan Pengembangan
Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.7.022.738.390 Terjadi Penambahan Sebesar Rp.670.479.411,00 Atau 10,55% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.6.352.258.979,00
26. Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah
Untuk Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.20.020.478.889,00 Terjadi Peningkatan Sebesar Rp.675.696.154,00 Atau 3,49% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.19.344.782.735,00
27. Badan Kepegawaian Daerah Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Rencana Belanja Sebesar Rp.6.358.757.275,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.189.169.471,00 Atau 3,07% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.6.169.587.804,00
28. Inspektorat Daerah
Untuk Rencana Belanja Ditetapkan Sebesar Rp.8.121.637.471,00 Terjadi Peningkatan Belanja Sebesar Rp.898.593.399,00 Atau 12,44% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.7.223.044.072,00
29. Kecamatan Rasana’e Barat
Untuk Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.10.083.490.453,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.373.788.316,00 Atau 3,85% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.9.709.702.137,00
30. Kecamatan Rasana’e Timur
Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.11.460.213.564,00 Mengalami Peningkatan Sebesar Rp.58.947.989,00 Atau 0,52% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.11.401.265.575,00
31. Kecamatan Asakota
Untuk Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.10.571.358.761,00 Terjadi Peningkatan Sebesar Rp.314.000.858,00 Atau 3,06% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.10.257.357.903,00
32. Kecamatan Mpunda
Untuk Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.14.983.573.822,00 Terjadi Penurunan Belanja Sebesar Rp.74.463.843,00 Atau 0,49% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.15.058.037.665,00
33. Kecamatan Raba
Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.17.510.785.669,00 Mengalami Pengurangan Belanja Sebesar Rp.30.486.427,00 Atau 0,17% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.17.541.272.096,00
34. Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik
Untul Rencana Belanja Dialokasikan Sebesar Rp.7.127.704.884,00 Mengalami Peningkatan Belanja Sebesar Rp.93.518.026,00 Atau 1,33% Dari Apbd Awal Sebesar Rp.7.034.186.858,00
Demikian Laporan Badan Anggaran Dewan Terhadap Hasil Evaluasi Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Atas Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kota Bima Tahun Anggaran 2022 Yang Dapat Kami Sampaikan Pada Kesempatan Ini. Dengan Harapan Apa Yang Telah Menjadi Kebijakan Bersama Dalam Penetapan Perubahan APBD Ini, Diminta Kepada Seluruh Organisasi Perangkat Daerah Kota Bima, Agar Pada Akhir Triwulan Keempat Ini Dapat Memaksimalkan Penyerapan Anggaran Yang Telah Ditetapkan Karena Dengan Kemampuan Serapan Anggaran Yang Maksimal Merupakan Salah Satu Pemenuhan Hajat Hidup Orang Banyak Dan Juga Diharapkan Agar Berupaya Untuk Menggunakan Apbd Secara Efektif Dan Efisien, Sehingga Tujuan Pembangunan Pemerintah Kota Bima Dapat Terwujud. (****)