"Gunung Tambora menyimpan banyak misteri dan cerita yang tidak habis untuk dibahas dan dikaji. Gunung yang pernah mengguncang dunia pada 1885 tersebut dan telah menghilangkan (mbora) beberapa kerajaan di bawah kakinya, kawahnyanya sekarang menyimpan misteri untuk jadi bahan penelitian dan kajian ilmiah para peneliti".
Bima - KontrasBima.com.- Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE membuka secara resmi Event Nasional Teka Tambora tahun 2022 pada jumat (27/5/2022).
Upacara Kegiatan Pembukaan Event Nasional Tambora tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Bima.
Bupati Bima akan melepas sebanyak 500 orang peserta Rally wisata Tambora menuju lokasi kawasan Oi Tampuro Desa Piong Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima.
Hadir dalam Momentum Itu antara lain Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB H. Yusron Hadi ST. M. UM, Wakil Bupati Dompu, Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putra Feriyandi, S. IP, Dandim 1608/Bima Letkol Inf M. Zia Ulhak S. Sos., Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH Seluruh OPD dan Peserta Teka Tambora.
Event Teka Tambora menurut Bupati Indah adalah menjadi ajang promosi kepariwisataan di Kabupaten Bima setelah dua tahun berhenti akibat dilanda pandemi Covid-19.
Untuk mengetahui kemegahan Gunung Tambora tidak hanya melalui literasi, cerita foto, dalam rangka memperingati 207 tahun hari ini, kita akan kembali menggaungkan seperti sebelumnya sudah memperkenalkan kepada masyarakat tentang jalur pendakian yang berada di wilayah Tambora,” katanya.
Melalui Taman Nasional, yang sebelumnya Tambora hanya memiliki satu jalur pendakian yaitu yang berada di desa Pancasila yang ada di Kabupaten Dompu, hari ini kita kembali melakukan kegiatan memperkenalkan jalur di desa Piong Kecamatan Sanggar yang merupakan bagian dari sejarah meletusnya Gunung Tambora.
“Jalur yang berada di Desa Piong ini memiliki rute yang paling dekat menuju puncak, bisa dilalui melalui offroad yaitu mobil maupun motor,” terangnya
Menurut Bupati kedahsyatan Tambora diperingati setiap tahunnya bukan untuk membanggakan beberapa wilayah dan beberapa jalur pendakian, akan tetapi masyarakat yang berada di lingkaran Gunung Tambora wajib untuk memperkenalkan dan membanggakan diri.
Umi Dinda berharap dengan adanya kegiatan Teka Tambora 2022 akan mampu memperkenalkan Tambora di mata dunia dan selalu menjadikan kebanggaan dalam diri kita sebagai bagian yang terdekat dari Gunung Tambora dan Tambora Selalu Menyapa Dunia@KB.Red ***
