Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang memimpin rapat didampingi Dandim 1608/Bima Letkol. Inf. Teuku Mustafa Kamal, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bima Drs. H. Arifudin, Sekda Kab.Bima Drs. H. Taufik Hak M.Si serta Asisten 1 H. Putarman SE, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahidin serta Kapolres Bima Kabupaten di wakili Kasi Hukum Polres Bima IPTU Sada Suditra.
Peran TNI-POLRI amat penting dalam ikut membantu memberikan pencerahan dan pemahaman dalam setiap munculnya aksi yang dilakukan elemen masyarakat serta Perlu dipahami bersama bahwa penanganan konflik adalah tanggung jawab bersama, karena itu tidak boleh saling menyalahkan, tetapi memastikan kesiapan agar masing-masing wilayah dalam situasi yang kondusif tercipta keamanan dan Ketertiban,".Terang Bupati.
Dandim 1608/Bima Letkol Inf. T. Mustafa Kamal dalam pemaparannya menekankan pentingnya kesamaan persepsi sebagai sebuah tim, tidak boleh saling menyalahkan,tapi harus bekerjasama dalam penanganan masalah yang terjadi dalam masyarakat. "Camat, Kapolsek dan Danramil harus kompak, demikian halnya Kepala desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, ini penting agar tujuan menciptakan Kamtibmas tercapai". Jelas Putra Aceh ini.
Imbuhnya bahwa konflik sosial di Bima umumnya perkelahian antar kampung yang sebagian besar dipicu oleh minuman keras dan selanjutnya bertindak anarkis. Jadi, miras ini yang harus lebih dahulu diberantas dan semua memiliki peran untuk mencegah sehingga tidak ada tindakan lanjutan yang terjadi serta akan mengurangi konflik.
Jika ditemukan Miras tangkap, ambil dan musnahkan agar tidak menimbulkan keresahan. Disamping itu, peran tokoh masyarakat, alim ulama dan orang tua sangat penting dalam meningkatkan dan menjaga keluarga masing-masing". Tutup Dandim.
Senada dengan Dandim, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahidin mengatakan sebagai ujung tombak penyelesaian konflik sosial adalah aparat yang bertugas di tingkat desa. Sebagai anggota Polri, Bhabinkamtibmas jangan menunggu munculnya masalah, peran aparat penting memberikan pemahaman dan mencairkan suasana, agar tidak berkembang dan menimbulkan konflik yang mengganggu stabilitas. Artinya, sinergitas tiga pilar (Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas) mutlak diperlukan dalam memberikan pembinaan kepada seluruh elemen masyarakat". Pungkas Mujahidin
Turut hadir dalam Rakor tersebut Kasat Pol PP H. Nasrullah S.sos, Kabag Hukum Ma'aruf SH MH, Kabag Tata Pemerintahan Setda Mardiana SH, Kabag kesbangpol Drs. H. Arifuddin, Para Camat SE kabupaten Bima, Jajaran Danramil 1608/Bima Jajaran Kapolsek SE kabupaten Bima serta Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima.
Tim Terpadu Penanggulangan Konflik Sosial Kemasyarakatan (TIMDU PKSM) Kab. Bima berjalan dengan tertib aman, Semoga lewat Timdu PKSM Bima bersama Masyarakat bisa menciptakan suasana Bima Aman dan Bima Ramah.