-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Bahaya Penyakit Kanker dan Cara Mencegahnya

Kamis, 04 Juli 2019 | Juli 04, 2019 WIB | 0 Views Last Updated 2023-07-10T02:31:46Z





















Kanker merupakan suatu penyakit yang berbahaya disebabkan oleh adanya
pertumbuhan sel yang tidak normal yang tumbuh secara cepat dan tidak
terkendali. ini disebabkan oleh adanya kerusakan DNA yang menyebabkan mutasi
pada gen-gen penting yang mengontrol pembelahan sel sehingga dapat memicu
tumbuhnya sel kanker yang dapat menyerang jaringan biologis lainnya.




Faktor-faktor penyebab kanker





Berdasarkan hasil penelitian, ada dugaan bahwa munculnya
penyakit kanker disebabkan oleh faktor-faktor berikut ini.


  • Faktor Genetik (keturunan) 



Faktor
genetik atau faktor keturunan diduga menjadi penyebab paling tinggi seseorang
menderita penyakit kanker apabila dibandingkan dengan penyebab-penyebab
lainnya. Jenis kanker yang mempunyai kecenderungan untuk diwariskan atau
diturunkan kepada keturunannya adalah kanker payudara, kanker indung telur
(ovarium), kanker kulit, dan kanker usus besar.


  • Faktor lingkungan



Beberapa
faktor lingkungan yang dapat menyebabkan seseorang menderita penyakit kanker
adalah.


  1. Kebiasaan merokok.

  2. Pancaran sinar ultraviolet dari matahari yang
    langsung mengenai kulit,

  3. Radiasi ionisasi (sinar rontgen/ sinar X,
    kebocoran reaktor nuklir), dan

  4. Radiasi urainium pada pekerja tambang.



  • Faktor Makanan



Makanan
merupakan faktor penting yang dapat memicu timbulnya penyakit kanker. Terlalu
banyak mengonsumsi makanan yag mengandung lemak tinggi dan kolesterol diyakini
sebagai sebab utama makanan yang dapat menimbulkan penyakit kanker, seperti
daging putih, telur, susu, keju, mentega dan produk hewani lainnya. Makanan
–makanan  yang mengandung zat aditif
buatan juga dapat menjadi faktor utama pemicu timbulnya penyakit kanker. Zat
aditif biasanya terdapat pada zat-zat berikut.



  1. Zat
    Penyedap
    , Contoh:
    MSG (Monosodium Glutamate), MNG (Mononatrium Glutamate), Amil asetat ( aroma
    pisang), Amil kaproat (aroma apel dan nanas), Benzyl asetat (aroma strobery),
    dan sitronelal (aroma bunga).
     

  2. Zat
    Pemani,
    Contoh:
    sakarin, natrium siklamat, magnesium siklamat, kalsium siklamat, aspartame dan
    dulsin.

  3. Zat
    Pengawet
    , Contoh:
    Formalin dan boraks.

  4. Zat
    Pewarna
    , Contoh:
    Indigoten, allura red, fast green, tartrazin.
     

  5. Faktor
    Hormon
    merupakan
    zat kimia yang diproduksi oleh kelenjar endokrin yang berfungsi untuk mengatur
    seluruh kegiatan organ-organ didalam tubuh. Berdasarkan sumbernya, hormon bisa
    dibedakan menjadi dua, yaitu hormon yang berasal dari dalam tubuh (hormon
    alami) dan hormon yang berasal dari luar tubuh (hormon eksogen).
    Didalam
    tubuh manusia terdapat tujuh kelenjar endoktrin, yaitu:



  1. Kelenjar
    hipofisis,
     

  2. Kelenjar
    tiroid (kelenjar gondok)
     

  3.  Kelenjar
    paratiroid (kelenjar anak gondok)

  4. Kelenjar
    adrenalin (kelenjar anak ginjal)
     

  5. Kelenjar
    pankreas

  6. Ovarium
    (kandung telur) dan
     

  7. Testis.





           Hormon eksogen biasanya sengaja
disuntikan dalam tubuh manusia dengan tujuan :


  1. Mencegah
    dan memperlambat masa menopause.
     

  2. Memperbesar dan mengencangkan payudara. 

  3. Menumbuhkan
    sel-sel kelamin sekunder kewanitaan.

  4. Mempercantik
    penampilan.
    Penggunaan
    hormon eksogen dalam jangka waktu lama atau adanya kesalahan takaran
    (overdosis) dapat memicul timbulnya penyakit kanker, seperti kanker payudara,
    kanker rahim, kanker indung telur, dan kanker prostat.
     



  • Faktor
    Virus



Virus-virus yang dapat menyebabkan penyakit
kanker disebut virus onkogenik. Virus onkogenikyang terkenal adalah virus HPV
(Human Papilloma virus) dan dapat menyebabkan kanker rahim, kanker mulut rahim,
kanker mulut rahim, kanker penis, kanker anus, bahkan kanker kerongkongan.
Virus ini umumnya muncul setelah melakukan hubungan intim yang tidak sehat,
seperti melakukan hubungan intim diluar nikah, sering berganti pasangan dan cara dalam berhubungan intim yang tidak biasa.




  • Faktor
    Psikologis
     



Keadaan
psikologis (kejiwaan) seseorang ternyata dapat memengaruhi tumbuh-tidaknya
sel-sel kanker. Keadaan psikologis yang tidak baik, seperti stres, dendam,
sakit hati, atau memendam perasaan ternyata dapat mempercepat tumbuhnya sel-sel
liar karena melemahnya sistem kekebalan tubuh sehingga memicu pertumbuhan
sel-sel kanker.


Gejala-gejalapenyakit kanker


Gejala penyakit kanker umumnya
timbul dan dirasakan pada organ-organ yang terserang penyakit kanker. Namun,
ada ciri-ciri umum yang dapat diuraikan yaitu sebagai berikut.


  • Timbul rasa sakit yang menyebar serta
    menekan sistem saraf dan pemubuluh darah di daerah sekitar kanker.
     

  • Timbul
    perdarahan dan keluar cairan yang tidak wajar, seperti indah yang mengandung
    darah, batuk dan muntah yang mengandung darah, mimisan yang terus-menerus,
    cairan puting susu yang mengandung darah, cairan yang mengandung darah dari
    liang senggama, atau tinja dan urineyang mengandung darah.
     

  • Ada
    perubahan buang air besar, seperti disare atau sembelit.

  • Ada
    penurunan berat badan yang cukup drastis tanpa sebab yang jelas.
     

  • Ada
    benjolan di payudara.
     

  • Ada
    gangguan pencernaan seperti kesulitan menelan yangterus-menerus.
     

  • Mengalami
    tuli, bindeng, atau ada suara dalam telinga yang menetap.

  • Ada
    luka atau infeksi yang tidak sembuh-sembuh.

  • Ada
    perubahan tahi lalat yang mencolok, seperti gatal-gatal dan membesar.





Pencegahanpenyakit kanker





Pencegahan penyakit kanker pada
orang-orang yang bergolongan darah B 
dapat dilakukan dengan cara berikut.




  • Lakukan
    poal hidup sehat dengan memperhatikan kebutuhan jasmani dan rohani secara
    seimbang.
     





  • Kurangi
    makanan berlemak, makanan berpengawet, dan makanan dalam kemasan.
     





  • Kurangi dan hindari pengunaan zat-zat aditif
    dalam makanan.
     





  • Konsumsi
    lebih banyak sayuran dan buah yang berserat.





  • Tidak merokok
    dan hindari minuman yang beralkohol.
     





  • Berolahragalah secara teratur agar badan tetap
    sehat dan untuk menghindari
    kegemukan.





  • Hindari
    pancaran sinar matahari secara langsung.
     





  • Lakukan
    pemeriksa ke dokter secara rutin.





  • Hindari
    stres dan berbagai penyakit hati (penyakit rohani).






×
Berita Terbaru Update