KOTA BIMA - KontrasBima.com.- Pasar Semi modern Amahami Kota Bima menjadi kebanggaan dan ikon serta bangunan memasuki pintu masuk Kota. Permasalahan drainase dalam lingkungan pasar semi modern Amahami Kota Bima menjadi hal yang harus menjadi atensi atau perhatian Penerintah Kota Bima, sebab pasar Amahami menjadi ikon Kota serta sumber PAD.
![]() |
| KUPT Pasar Amahami,Arifin |
Drainase yang terdapat didalam areal sekitar los ikan sudah parah dapat mencelakakan pengunjung apabila tidak berhati-hati, bahkan menurut pedagang dapat membuat anak-anak tenggelam sebab drainase tersebut dalam.
Rosmiati pedagang menuturkan pada Media Kontras bahwa beberapa kali terjadi anak-anak jatuh namun bisa dengan cepat diangkat serta pengunjung yang jatuh karena tidak awas dengan beberapa lobang besar yang ada.
Kepala UPT Pasar Amahami, Arifin Ahmad yang ditemui diruang kerjanya menyatakan bahwa hal tersebut telah dilaporkan dan dikoordinasikan dengan Dinas Koperindag.
"Kami sudah memberikan laporan dan meminta agar drainase dalam pasar diperbaiki".
Menurut Kepala Pasar bahwa yang menjadi peroblem drainse adalah elevansinya dimana drainase pasar Amahami lebih rendah dari air laut sehingga air buangan pasar tidak keluar akan tetapi air dari luar yang masuk sehingga air mampet,terangnya.
Lanjutnya penarikan retribusi dalam sehari per orang pedagang adalah Rp.3000/orang kemudian sewa los itu ditarik per bulan.
harapan Kepala Pasar agar Diskoperindag Kota secepatnya melakukan koodinasi dengan Dinas PUPR dan segera menindak lanjuti karena ini merupakan ikon sekaliguus pasar semi modern pertama di pulau Sumbawa dan juga sumber pendapatan asli daerah Kota Bima. @KB.02@
