![]() |
| Foto.ilustrasi |
KontrasBima.com.- Test calon kepala sekolah ( cakep), merupakan persyaratan bagi para guru yang ingin menjabat sebagai kepala sekolah baik tingkat SD, SMP maupun SMA dan bagi guru yang ingin menjadi kepala sekolah sebelum ikut test cakeps jangan berharap menjadi kasek
Untuk memenuhi persyaratan tersebut sejumlah guru di Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima harus mengurungkan niat nya untuk menjadi Kepala sekolah lantaran tidak mampu memberikan uang kepada pejabat dikbudpora Kabupaten Bima saat itu yakni tahun 2017
Menurut salah satu guru SMP di kecamatan Palibelo pada media ini bahwa Kecamatan Palibelo saat ini apabila terjadi rotasi mutasi oleh Bupati Bima harus mengimpor calon kepala sekolah dari luar kecamatan Palibelo pasal nya kecamatan Palibelo tidak mempunyai stock cakep lantaran sekitar 7 orang calon kepala sekolah tahun 2017 tidak ada yang ikut cakeps karena oknum pejabat dikpora saat itu meminta uang sebesar 50 juta perorang agar bisa ikut test cakeps,dengan nominal uang yang begitu fantastis akhirnya kami pun mengurungkan niat untuk mengikuti test cakeps tersebut karena tidak mampu memberikan uang sebesar itu
ia menambahkan dari nominal sebesar 50 juta rupiah tidak mahu kami penuhi saat itu kemudian kami juga di tawarkan sampai 20 juta rupiah agar bisa ikut cakeps kamipun tidak mau, akhir nya kecamatan Palibelo tahun 2017 sampai saat ini tidak ada stock untuk calon kepala sekolah
ia juga mengatakan,dari jumlah calon kepala sekolah tersebut tahun 2017 yang jadi ikut cakeps hanya satu orang yakni Drs nukrah yang saat ini menjabat sebagai kepala sekolah SMP 4 satap Palibelo di Ntonggu,itupun dia bisa ikut test cakeps karena orang dekat nya wakil Bupati Bima Drs Dahlan ungkap nya @KB.01/muis@
