-->

Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Apa Itu Penyakit Pikun Dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Kamis, 25 Juli 2019 | Juli 25, 2019 WIB | 0 Views Last Updated 2023-07-10T02:31:43Z










Pikun merupakan suatu kelainan pada saraf dan
otak yang umumnya diderita oleh orang tua yang sudah jompo. Dalam dunia medis,
kata pikun lebih dikenal dengan dementia. Orang yang menderita pikun biasanya
tidak dapat berpikir dan beraktivitas dengan baik. Hal ini disebabkan olah
adanya kemunduran sel-sel otak tersebut. Sel-sel otak yang mati tidak akan
tumbuh kembali dan tidak bisa digantikan oleh sel yang lain. Bila hal ini
dibiarkan, dilhawatirkan kepikunan ini akan bertambah kuat dan berubah menjadi
alzheimer.
Pikun tidak hanya terjadi pada orang yang
sudah lanjut usia. Tapi bisa juga diderita oleh orang-orang yang usianya
tergolong muda. Berikut adalah tiga ciri penderita pikun.




  • Adanya
    penurunan inteligensi atau penurunan kecerdasan.

  •  Penurunan
    inteligensi tersebut terjadi secara perlahan-lahan seiring berjalannya waktu
    yang semakin lama dirasakan semakin parah.
     

  • Penurunan
    inteligensi bisa disebabkan oleh adanya gangguan-gangguan pada otak dengan
    berbagai sebab, seperti benturan atau kecelakaan.
     

  • Berdasarkan
    peluang kesembuhannya, pikun dibedakan menjadi dua jenis yaitu sebagai berikut.
     



  1. Pikun
    yang tidak bisa diobati.
    Kepikunan
    jenis ini umumnya menyerang seseorang yang sudah berusia lanjut.

  2. Pikun
    yang bisa di obati dan disembuhkan.


    Umumnya, pikun yang bisa
    diobati adalah jenis pikun yang diderita oleh orang-orang yang berusia relatif
    muda.


Faktor-faktorpenyebab pikun


Banyak
faktor yang dapat menyebabkan kepikunan pada seseorang. Berikut ini diuraikan
beberapa penyebab kepikunan secara umum.




  1. Faktor
    Usia,
    Umumnya
    penyakit pikun diderita oleh orang-orang yang sudah lanjut usia, yaitu pada
    usia 50-70 tahun.

  2. Gaya
    hidup,
    Penyebab
    gaya hidup yang tidak sehat adalah seperti meokok. Mengonsumsi makanan berlemak
    dan berkolesterol tinggi. Mengonsumsi alkohol atau narkotika, serta terlalu
    sering menngonsumsi makanan yang mengandung zat aditif buatan.

  3. Penyakit, Penderita
    penyakit seperti stroke ginjal, hati hepertensi, jantung koroner, kencing
    manis,dan obesitas bisa terserang kepikunan.

  4. Keracunan, Keracunan
    karena mengonsumsi obat-obatan tertentu dapat menyebabkan kepikunan.

  5. Benturan
    pada kepala,
    Kepala
    yang sering mengalami benturan baik kaena pukulan, jatuh, maupun kecelakaan
    bisa menyebabkan kepikunan.

  6. Stres, Menurut
    Zevan Khachanurian dari The National Institute of Aging Los Angles, Amerika
    serikat, sel-sel di hippocampus (bagian otak sebelah dalam) terpaksa bekerja
    lebih keras pada kondisi stres. Akibatnya oyak menjadi lelah dan mudah rusak.

  7. Kekurangan
    Vitamin,
    Kekurangan
    vitamin B12 dan asam folat bisa menyebabkan kepikunan.

  8. Infeksi, Adanya
    infeksi pada bagian otak dan tulnag seperti AIDS dementia complex dan penyakit
    Creutzfedljakob bisa menyebabkan kepikunan.

  9. Hydrocephalus merupakan penyakit karena adanya penimbungan cairan di otak sehingga kepala
    membesar dan dapat menimbulkan kelainan pada perkembangan mental, timbul
    infeksi, dan tumor pada otak.

  10. Dementialewy
    body and pick
    adalah kerusakan yang terjadi di dalam sel-sel saraf otak.
     


 Gejala-Gejala Penyakit Pikun 





Berikut
ini adalah beberapa gejala yang umum yang terjadi pada penderita pikun.
 


  1. Sering
    lupa.
     

  2. Kesulitan
    melakukan aktivitas sehari-hari.
     

  3. Kesulitan
    berbicara.

  4. Disorientasi
    tempat dan waktu.
     

  5. Penilaian
    yang kurang sesuai.

  6. Bermasalah
    dengan pola pikir abstrak.
     

  7. Sering
    melakukan kesalahan meletakkan sesuatu.

  8. Suasana
    hati mudah berubah.

  9. Perubahan
    kepribadian.

  10. Pasif.


Cara mengatasi pikun



Berikut
ini adalah beberapa cara mencegah atau memperlambat terjadinya risiko
kepikunan.




  1. Makanlah
    dengan pola makan yang sehat.

  2. Pertahankan
    berat badan ideal dengan cara diet yang sehat dan teratur

  3. Hindari
    minuman beralkohol dan merokok.

  4. Beri
    nutrisi otak.
     

  5. Bagi
    orang yang sudah menikah, lakukan hubungan suami-istri dua kali dalam seminggu.

  6. Hindari
    narkotika dan zat-zat psikotropika.
     

  7. Rutinlah
    memeriksakan tekanan darah
    .

  8. Istirahatkan
    mata selama 7 hari sehari dengan cara tidur yang lelap dan kurangi menonton
    televisi
    .

  9. Rutinlah
    melakukan olahraga.

  10. Beusahalah
    untuk selalu mengaktifkan otak dengan cara belajar, membaca, melukis, atau menulis.

  11. Berusahalah
    untuk selalu mengulangi informasi baru untuk disimpan didalam ingatan.

  12. Bersantailah
    dan berusahalah menjauhi pikiran-pikiran negatif.

  13. Aktiflah
    dalam kegiatan kemasyarakatan.
     

  14. Lakukan
    konseling dengan psikolog serta buka diri terhadap orang lain
    .

  15. Buatlah
    catatan-catatan berharga dalam buku harian
    .

  16. Lakukan
    senam otak
    .
     
     
     






















 






×
Berita Terbaru Update